Ibukota – Polda Metro Jaya menyebutkan sebelum pemengaruh Lula Lahfah ditemukan meninggal planet pada hari terakhir pekan (23/1), terdengar kata-kata erangan kesakitan dari kamarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermato di keterangannya, ke Jakarta, Senin, menyebutkan hal yang dimaksud berdasarkan informasi saksi asisten rumah tangga (ART), Lula Lahfah.
"Sekitar (Kamis, 22/1) jam 10.00 Waktu Indonesia Barat di malam hari masuk kamar, terus (Jumat, 23/1) jam 02.00 Waktu Indonesia Barat dini hari, ART mendengar beliau (Lula) kayak kesakitan," katanya.
Budi menjelaskan berdasarkan keterang saksi, teriakan itu seperti erangan kesakitan dari Lula Lahfah.
"Karena orang yang terluka atau almarhum itu habis operasi batu ginjal, tanggalnya lagi dicek ke RS, habis operasi batu ginjal, sebanding asam lambung akut," katanya.
Kemudian, hari terakhir pekan (23/1) sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat atau 10.00 WIB, ART mengetuk kamar Lula namun tidak ada kunjung dibuka, selanjutnya ART yang dimaksud melaporkan ke sekuriti apartemen pada sore hari.
"ART lapor ke sekuriti lantaran belum mampu ada yang tersebut memastikan, ke situ sampai siang belum bangun juga, sore akhirnya lapor ke sekuriti," kata Budi.
Selanjutnya, sekuriti mendobrak pintu kamar apartemen setelahnya mendapat ijin dari keluarga lantaran pintu kamar yang disebutkan terkunci dari dalam.
Selain itu, Budi juga menambahkan Polres Metro Ibukota Selatan juga Polsek Kebayoran Baru sedang mendalami adanya temuan surat konsultasi dokter.
Ia juga menambahkan pendorong kematian Lula Lahfah belum terkonfirmasi dari RS Fatmawati.
"Belum, tapi yang dimaksud jelas pemeriksaan luar dokter di dalam Rumah Sakit Fatmawati, tiada ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," kata Budi.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga membenarkan adanya informasi kematian individu pemengaruh (influencer) atau selebgram wanita yang digunakan diduga adalah Lula Lahfah pada sebuah kawasan ke DKI Jakarta Selatan.
"Benar bahwa orang 'influencer' berinisial LL ditemukan meninggal bola di dalam Apartemen Essence Dharmawangsa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Budi menjelaskan penderita ditemukan oleh tenaga keamanan sekitar pukul 18.44 Waktu Indonesia Barat pada Jumat, 23 Januari 2026.
Sementara itu Polres Metro Ibukota Indonesia Selatan menemukan obat kemudian surat rawat jalan ke lantai 25 apartemen yang ditempati pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di dalam Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada hari terakhir pekan (23/1) di malam hari pukul 18.44 WIB.
"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan identik surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Ibukota Indonesia Selatan, Kompol Murodih pada keterangannya di dalam Jakarta, Hari Sabtu (24/1).
Murodih mengatakan, awalnya saksi curiga serta Lula sakit dengan pintu di keadaan terkunci. Terlebih, Lula setelahnya berobat pada di malam hari sebelumnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini disadur dari Sebelum ditemukan tewas, Polisi: ada erangan dari kamar Lula Lahfah