Kasus pasangan asusila naik taksi daring di dalam Jaksel diselidiki

Kasus pasangan asusila naik taksi daring di dalam di Jaksel diselidiki

DKI Jakarta – Polisi menyelidiki perkara dugaan tindakan asusila oleh sepasang muda mudi penumpang taksi daring dalam kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, DKI Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (10/2) malam.

"Kami nanti lakukan penyelidikan terlebih dahulu, khususnya kami nanti akan cari tahu siapa sopir mobil ini," kata Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami di Jakarta, Kamis.

Kukuh menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pasangan itu dengan berkoordinasi sama-sama sopir taksi daring itu.

Kukuh menambahkan dikarenakan kedudukan gelap, identitas pelaku belum dapat dipastikan.

“Saya minta Kanit Reskrim untuk mencari tahu siapa sopir mobil yang disebutkan untuk mencari tahu identitas anak muda-mudi ini,” katanya.

Sebelumnya, menyebar di media sosial penumpang diduga berbuat asusila di dalam di mobil taksi daring.

Sopir pun menegur keras pasangan penumpang itu dalam pada mobilnya.

Tampak di unggahan video kamera dasbor (dashcam) pada di mobil, sepasang kekasih itu kekal cuek walaupun telah dilakukan ditegur lalu bahkan tiduran dalam kursi penumpang.

Sang pengemudi berikutnya meninggikan suaranya untuk menghentikan perilaku tidak ada senonoh yang dimaksud hingga akhirnya terduga pelaku memohonkan maaf.

“Lagi kena apes pada 10 Februari 2026. Ada Gen Z instruksi Gocar masuk ke aplikasi. Kalau 'driver' perkosa penumpang pasti segera banyak berita. Tapi kalau penumpang mesum di mobil kita, gimana ini jek/paman?” tulis sopir taksi daring pada akun Instagram miliknya @azmirahmatzz.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini disadur dari Kasus pasangan asusila naik taksi daring di Jaksel diselidiki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *