DKI Jakarta – Katelyn Cassidy, pasangan Liam Payne, menjelaskan kepulangannya ke Amerika Serikat dua hari lebih tinggi awal pasca menginap sama-sama sang kekasih di dalam kamar hotel kawasan wisata Palermo, Buenos Aires, Argentina, dikarenakan tanggung jawab perawatan anjing peliharaannya bersatu eks anggota grup One Direction itu, yang mana bernama Nala.
"Saya punya tanggung jawab, kami punya tanggung jawab. Kami memiliki anjing serta jelas saya tidaklah pernah berpikir insiden ini akan terjadi," kata Cassidy mengenai keputusannya, dilansir dari People, Kamis.
Pasangan itu berada dalam Argentina untuk memerhatikan konser Niall Horan, eks anggota One Direction lainnya. Namun Cassidy dilaporkan sudah ada meninggalkan Argentina sejak 14 Oktober atau dua hari sebelum Liam dilaporkan tewas terjungkal dari balkon lantai tiga hotel, pada 16 Oktober 2024 sore hari waktu setempat.
Kate berubah jadi emosional ketika merenungkan saat-saat terakhirnya pada sesi wawancara dengan The Sun. Kate mengaku amat tak menyangka perkembangan tragis itu benar-benar terjadi.
Dalam Instagram Stories akun @kateecass, Rabu (5/2), Kate memberitahu para pengikutnya tentang wawancara tersebut.
Ia menyampaikan bahwa mengetahui kabar Liam tidak ada akan pernah lagi menemaninya di hidup ini merupakan tantangan yang sangat berat untuk dijalani.
"Sejak ketika saya bertemu Liam, saya benar-benar percaya kami adalah belahan jiwa; ia adalah pendatang normal yang mana paling rendah hati, menawan, yang pernah Anda harapkan untuk datang, kemudian benar-benar salah satu pemukim terbaik yang tersebut pernah saya temui di hidup saya," kata Kate.
"Aku akan mencintaimu selama sisa hidupku kemudian seterusnya, mengakibatkan mimpi kemudian kenangan kita ke mana pun aku pergi," pungkasnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini disadur dari Kate Cassidy jelaskan alasan pulang lebih awal dari Liam Payne