DKI Jakarta – Polda Metro Jaya masih memburu pelaku pembakaran banyak kios yang digunakan berjalan pada Kalibata, DKI Jakarta Selatan pada Kamis (11/12), akibat pengeroyokan yang dimaksud mengakibatkan dua penagih utang (debt collector) tewas.
"Ini masih didalami. Kami ungkapkan beri ruang terhadap teman-teman penyelidik untuk mendalami kejadian ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto pada keterangannya di Jakarta, Jumat.
Polisi pun sudah memeriksa beberapa orang saksi, satu di antaranya yang mana bermetamorfosis menjadi orang yang terluka pembakaran kiosnya, baik kios maupun kendaraan yang tersebut juga terlibat terbakar.
"Untuk kejadian Kalibata, kita telah memeriksa 20 saksi ya lebih besar kurang, di antaranya itu adalah orang-orang yang berubah menjadi penderita pembakaran, baik kios, sepeda gowes motor, maupun kendaraan roda empat, dengan estimasi total kerugian itu lebih tinggi kurang Rp1,2 Miliar lebih," katanya.
Budi menjelaskan tiada ada kendala pada mengungkap tindakan hukum itu. Namun, pengungkapan tindakan hukum ini harus ada penyesuaian antara kejadian, barang bukti, serta pendatang yang bersangkutan atau saksi-saksi pendukung lainnya.
"Ini kan harus sambung-menyambung. Jadi tiada ada warga yang dimaksud diamankan belaka berada di dalam TKP, tapi peran dan juga setiap-tiap ini kan harus terdukung oleh alat bukti lalu keterangan saksi. Kita mohon waktu pada rekan-rekan, pasti akan segera kita lakukan upaya paksa dan juga pasti akan kami rilis pada rekan-rekan sekalian," kata Budi.
Kerugian akibat kericuhan yang tersebut menewaskan dua penduduk penagih utang (debt collector) di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, DKI Jakarta Selatan, mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
"Secara umum sudah ada direalisasikan estimasi penghitungan lebih tinggi kurang hampir Rp1,2 miliar dari total kerugian warung, sepeda gowes motor, mobil juga kaca rumah warga," kata Budi pada Hari Sabtu (13/12).
Kerugian yang disebutkan meliputi warung tenda milik warga, kendaraan beroda dua motor, satu unit mobil juga kehancuran rumah warga seperti kaca lalu bangunan yang dirusak massa.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini disadur dari Polda Metro Jaya masih buru pelaku pembakaran kios di Kalibata