Ibukota Indonesia – Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, masyarakat Tanah Air merayakan HUT Kemerdekaan RI. Salah satu hal penting di perayaan ini adalah pemutaran juga penghayatan lagu-lagu wajib nasional.
Tidak hanya sekali sebagai hiburan atau seremoni, lagu-lagu ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghargaan untuk para pahlawan dan juga menumbuhkan semangat nasionalisme cinta tanah air.
Lagu-lagu wajib nasional kerap diputarkan pada bermacam rangkaian acara peringatan serius HUT RI, mulai dari upacara bendera, lomba 17-an, hingga pawai kemerdekaan.
Makna lagu wajib nasional ini menghadirkan kita untuk kembali mengingat perjuangan kemudian pengorbanan para pejuang bangsa.
Berikut 8 lagu nasional yang mana pada rekomendasikan untuk diputar juga dinyanyikan di memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus:
1. Tanah Air Raya
Lagu nasional ini diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman pada tahun 1924 dan juga dikenal luas pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928.
Sebagai lagu kebangsaan, Indonesi Raya berubah menjadi simbol semangat persatuan, tekad seluruh bangsa Tanah Air di memperjuangkan serta meraih kemerdekaan.
Berikut lirik lagu "Indonesia Raya":
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Kebangsaanku
Bangsa kemudian tanah airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negeriku
Bangsaku, rakyatku, semuanya
Bangunlah jiwa
Bangunlah badannya
Untuk Indonesi Raya
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka
Tanahku, negeriku yang tersebut kucinta
Indonesia Raya
Merdeka, merdeka
Hiduplah Tanah Air Raya
2. Indonesi Pusaka
Dibuat oleh Ismail Marzuki pada tahun 1945, lagu nasional "Indonesia Pusaka" tidak ada semata-mata memiliki arti tentang pujian cinta Tanah Air, tetapi juga berubah jadi simbol keindahan Nusantara yang tersebut diwariskan dari generasi ke generasi.
Setiap larik lagu menggambarkan Nusantara sebagai tempat kelahiran, tumbuh, hingga ajal yang mana sangat berharga, sehingga memupuk jiwa nasionalisme kemudian cinta yang mana tulus terhadap bangsa.
Berikut lirik lagu nasional “Indonesia Pusaka”:
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Selalu dipuja-puja bangsa
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir melakukan penutupan mata
Sungguh Indah Tanah Air Beta
Tiada bandingnya pada dunia
Karya indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi bangsa yang mana memujanya
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di dalam hari tua
Sampai akhir menyembunyikan mata
Indonesia Ibu Pertiwi
Kau kupuja kau kukasihi
Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela ku beri
Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela ku beri
3. Hari Merdeka
Berbeda dengan lagu nasional karya W.R Soepratman, "Hari Merdeka" adalah ciptaan Husein Mutahar yang mana menandai hari kemerdekaan Negara Indonesia pada 17 Agustus 1945 sebagai puncak kemenangan serta kebebasan pasca sekian lama dijajah bangsa asing.
Lagu ini mengandung arahan agar seluruh komunitas setiap saat menanamkan semangat juang para pahlawan, mempunyai tekad kuat untuk permanen setia, membela, kemudian mempertahankan kemerdekaan negara, seperti penggalan liriknya "Sekali merdeka, kekal merdeka".
Berikut lirik lagu nasional “Hari Merdeka”
Tujuh belas Agustus tahun empat lima
Itulah Hari Kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan juga bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka…
Sekali merdeka kekal merdeka
Selama hayat masih dikandung badan
Kita masih setia terus sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita masih setia kekal sedia
Membela negara kita
4. Berkibarlah Benderaku
Lagu "Berkibarlah Benderaku" ciptaan Ibu Soed menyuarakan rasa cinta juga hormat terhadap Sang Merah Putih, sekaligus simbol perjuangan dan juga kebanggaan bangsa Indonesia.
Bendera Merah Putih di lagu ini tak belaka sekadar kain yang mana berkibar, tetapi berubah menjadi lambang harapan, keberanian, dan juga komitmen untuk selalu membela Tanah Air.
Berikut lirik lagu “Berkibarlah Benderaku”:
Berkibarlah benderaku
Lambang suci gagah perkasa
Di seluruh pantai Indonesia
Kau permanen pujaan bangsa
Siapa yang tersebut berani menurunkan mu
Serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang tersebut perwira
Berkibarlah selama-lamanya
Kami rakyat Indonesia
Bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga
Supaya kau permanen cemerlang
Tak goyang jiwaku menahan rintangan
Tak gentar rakyatmu berkorban
Sang merah putih yang digunakan kekuatan
Berkibarlah s'lama-lamanya
5. Tanah Airku
Diciptakan oleh Ibu Soed tahun 1927, lagu ini menggambarkan rasa rindu terhadap Indonesia, teristimewa bagi yang tersebut sedang berada sangat jauh dari tanah kelahiran.
Dengan lirik yang dimaksud penuh makna, lagu “Tanah Airku” bermakna cinta tulus pada negeri sendiri yang tak pernah luntur walaupun dipisahkan jarak.
Berikut lirik lagu “Tanah Airku”:
Tanah airku tak kulupakan
Kan terkenang selama hidup
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanahku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negeri kujalani
Yang masyhur permai dikata khalayak Tetapi
kampung kemudian rumahku
Di sanalah ku rasa senang
6. Satu Nusa Satu Bangsa
Karya lagu Liberty Manik ini menyuarakan kebersamaan sebagai satu bangsa juga satu Tanah Air. Melalui liriknya, penduduk diingatkan pentingnya setiap saat mempertahankan kesatuan Indonesi kendati memiliki keberagaman.
Berikut lirik lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”
Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air
Pasti jaya
Untuk selama-lamanya
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa bangsa
Dan bahasa
Kita bela bersama
7. Maju Tak Gentar
Lagu nasional "Maju Tak Gentar" karya Cornel Simanjuntak tahun 1944 ini memiliki makna sebagai keberanian, semangat perjuangan, lalu nasionalisme rakyat Negara Indonesia di membela kebenaran.
Lagu ini menggambarkan sikap pantang menyerah, seperti para pejuang yang mana pada waktu itu hanya sekali mempunyai perlengkapan bambu runcing untuk berperang melawan penjajah yang dimaksud bersenjata modern.
Berikut lirik lagu “Maju Tak Gentar”
Maju tak gentar
Membela yang dimaksud benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang
Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita kita menang
Bergerak bergerak
Serentak serentak
Menerkam menerkam menang
Tak gentar tak gentar
Menyerang menyerang
Majulah majulah menang
8. Dari Sabang Sampai Merauke
Lagu nasional "Dari Sabang Sampai Merauke" karya R. Soerarjo (1961) mengandung makna tentang persatuan juga keberagaman Indonesi sebagai negara kepulauan yang dimaksud luas.
Meskipun Negara Indonesia miliki beragam suku, budaya, serta pulau yang mana berbeda-beda, lagu ini menggambarkan bahwa semuanya adalah satu kesatuan bangsa yang mana utuh kemudian tidak ada terpisahkan.
Berikut lirik lagu “Dari Sabang Sampai Merauke”
Dari sabang sampai merauke
Berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung bermetamorfosis menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia
Demikian kumpulan lagu nasional untuk meriahkan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus. Dengan menyanyikan lagu-lagu ini dengan sepenuh hati, dapat mengingatkan jasa para pahlawan lalu rasa syukur menghadapi kemerdekaan bangsa dari penjajah luar.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini disadur dari 8 lagu Nasional untuk perayaan HUT RI ke-80 saat 17 Agustus